Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum melihat pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai isyarat menggeser partai politik mitra koalisi yang dianggap kerap berseberangan.
"Pernyataan SBY tersirat jika presiden sebagai pimpinan koalisi akan bicara dengan pimpinan-pimpinan parpol koalisi," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKS Mahfud Siddiq di Jakarta, Selasa (1/3).
Mahfud mengatakan PKS menyambut baik jika memang presiden ingin berbicara dengan pimpinan parpol mitra koalisi. Bahkan, PKS mengusulkan kepada Presiden SBY segera mengundang pimpinan parpol mitra koalisi untuk bertemu.
"Harus dibahas tuntas masalah yang terjadi. Apa akar masalah dan solusinya. Jika ada rumusan yang disepakati berarti koalisi lanjut, jika tidak maka koalisi berubah," ujarnya.
PKS melihat pola komunikasi sebagai akar masalah dalam tubuh parpol koalisi pendukung pemerintah. Yang pertama, nyaris tidak ada forum bersama Presiden SBY dengan para ketua umum parpol mitra koalisi bicara hal-hal prinsip dan strategis.
Masalah lainnya adalah komunikasi koordinasi Setgab parpol mitra koalisi dilakukan lapis kedua pimpinan partai dan cenderung searah. "Solusinya format komunikasi dan koordinasi strategis di level Pak SBY dengan ketua umum parpol, dan setgab operasionalkan," kata Mahfud.
Menurutnya, Setgab harus dialogis karena dinamika di DPR sangat tinggi. Yang tidak tercapai kesepakatan di setgab dibawa ke forum pertama tadi. "Jika ini bisa disepakati partai-partai, maka koalisi jalan terus. Jika tidak sepakat maka second gentle yang tak sepakat mundur," ujarnya.(Andhini/BEY)

0 komentar