VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera memasang target masuk tiga besar dalam pemilihan umum tahun 2014. Banyak cara yang dipersiapkan guna mewujudkan target itu. Salah satunya adalah mengkampanyekan keberhasilan dan program partai lewat media massa.
Lalu apakah PKS akan mendirikan media massa. Tidak juga. Mereka mengklaim memiliki kontributor 400 untuk media di seluruh Indonesia.
Instrumen media ini sangat penting, sebab "Peran media sangat besar dalam kerangka social building dan opinion building," kata Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaaq, di Hotel Shapir Yogyakarta, Kamis 24 Februari 2011.
Lewat media massa, kata Lutfi, PKS akan membangun jati diri bangsa yang berkarakter. PKS juga mempersiapkan kader-kadernya menjadi kontributor yang profesional.
Lutfi menambahkan bahwa kalau partai membuat media jelas kalah dengan media-media raksasa yang sudah ada. Jadi, lanjutnya "Kami cukup sediakan SDM-nya saja."
Menurut Lutfi, langkah PKS untuk mencetak kontributor-kontributor itu merupakan kontribusi PKS terhadap media. Meski ada kritik pedas terhadap media yang disampaikan Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Lutfi tidak sependapat. Menurutnya, Dipo Alam berlebihan.
Laporan: Erick Tanjung
• VIVAnews

0 komentar