
Islamedia - "PKS berterima kasih kpd masyarakat dan pers yg partisipatif atas kasus ini. Segera kami akan jelaskan hasil klarifikasi dan penanganannya." (Mahfudz Siddiq)
--
Terkait dengan pemberitaan yang menyatakan bahwa salah satu anggota DPRD Gorontalo dari PKS yang tertangkap tangan saat bermain judi, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS mengirimkan tim Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) ke Gorontalo untuk menyelidiki kebenaran berita tersebut.
"Berita itu perlu diselidiki kebenarannya, karena kami mendengarnya dari media," papar Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq melalui siaran Persnya, di Jakarta, Minggu (27/2) sore.
Lutfhi menambahkan hasil penyelidikan BPDO kemudian dilaporkan kepada DPP untuk diambil langkah selanjutnya.
Seandainya terbukti salah, maka menurut Sekjen PKS Anis Matta yang bersangkutan bisa PAW (Pergantian Antar Waktu) atau PECAT dan PAW.
Dalam akun twitter-nya Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq memberi penjelasan sbb:
#Kasus aleg dprd PKS yg berjudi dan diduga sogok pers adl bagian dr tugas konsolidasi SDM yg hrs terus diperkuat.
#Konsekuensi tugas saat PKS perluas ruang partisipasi masyarakat untuk berjuang bersama PKS. Ada beberapa aleg DPRD non kader yg perkuat PKS (salahsatunya yang kasus Gorontalo ini, beliau tokoh eksternal yang bergabung dengan PKS-ed).
#Selain program kaderisasi thd mereka, penegakan disiplin organisasi dijalankan tegas melalui Badan Penegak Disiplin Organisasi.
#Input masyarakat ttg integritas & kinerja aleg-nya sgt penting, sbg alat kontrol & evaluasi. Ini jadikan PKS sbg a living organization.
#PKS tdk akan tutupi kasus2 pejabat publiknya dr kontrol masyarakat, dan secara terbuka pula tangani masalahnya.
#Ini aplikasi prinsip akuntabilitas, transparansi, representasi dan partisipatif PKS sbg org politik untuk kepentingan masyarakat.
#Kasus2 serupa berpeluang terjadi lagi. Sistem PKS bekerja meminimalkan potensi negatif. Melalui sistem rekrutmen selektif, kaderisasi (baca: tarbiyah) berkesinambungan, sistem kontrol kinerja dan penegakan disiplin organisasi.
#PKS berterima kasih kpd masyarakat dan pers yg partisipatif atas kasus ini. Segera kami akan jelaskan hasil klarifikasi dan penanganannya.

0 komentar