PKS: Mau Evaluasi Koalisi, Kayak Supervisor Saja


JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyesalkan arogansi Partai Demokrat yang mengancam akan mengevaluasi parpol anggota koalisi yang tidak sepaham dengan partai ini.

Padahal, kata Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq, dalam nota kesepakatan koalisi tidak ada partai yang dominan.

"Mereka (Demokrat) memposisikan diri di atas. Ada atasan dan bawahan. kan sudah ditegaskan koalisi itu equal. Bilang akan mengevaluasi partai koalisi. Itu kan seperti supervisor," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/2/2011).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lanjut dia, seharusnya terlebih dahulu mengevaluasi kader partainya, bukan menggertak dan menakut-nakuti PKS. “SBY harus evaluasi Demokrat, bagaiamana cara mengelola koalisi di Parlemen, kok ribut terus," tuturnya.

Mahfudz menambahkan, ancaman Partai Demokrat terhadap PKS, merupakan bentuk ketakutan Demokrat menggusur Partai Golkar dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

"Bilang saja takut me-reshuffle Golkar. Emangnya Demokrat punya kader buat ganti? Kalau reshuffle memang ada jaminan enggak akan ribut lagi. Saya yakin pasti tetap selama menggodok koalisinya seperti ini," ungkap dia.


(ded)
Sumber : Okezone
thumbnail
About The Author

Ut dignissim aliquet nibh tristique hendrerit. Donec ullamcorper nulla quis metus vulputate id placerat augue eleifend. Aenean venenatis consectetur orci, sit amet ultricies magna sagittis vel. Nulla non diam nisi, ut ultrices massa. Pellentesque sed nisl metus. Praesent a mi vel ante molestie venenatis.

0 komentar