Dari Ritz Carlton ke Sheraton, PKS Klaim Tetap Milik Umat


RMOL. Sementara kalangan menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah tidak lagi milik umat. PKS merupakan partai politik pertama yang menggelar Munas di hotel super mewah Ritz Carlton.

Munas yang menetapkan Luthfi Hasan Ishaq sebagai Presiden PKS menggantikan posisi Tifatul Sembiring itu digelar pada 16-20 Juni 2009. Tidak selang satu tahun, PKS menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Hotel Sheraton Yogyakarta. Selama tiga hari (Kamis-Sabtu, 24-26/2) perwakilan PKS dari seluruh daerah itu membahas agenda partai di hotel bintang lima yang memiliki ruang loby di lantai paling atas. Namun demikian, PKS tidak mau disebut telah meninggalkan umat dan menjadi partai yang tidak lagi peduli terhadap rakyat.

"Alasan di Sheraton, karena ruangan yang cukup menampung untuk semua peserta adalah Sheraton," kata Wakil Sekjen DPP PKS, Mahfudz Siddiq, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 27/2).

Menurut Mahfudz, peserta Munas PKS tahun ini sekitar 3500. Belum termasuk para peserta penggembira yang ikut memeriahkan acara Mukernas. Di Yogyakarta, hanya Hotel Sheraton yang bisa menampung peserta sebanyak itu. Mahfudz juga membantah PKS telah meninggalkan ideologi Islam sebagai basis gerakan partai. PKS hanya menerima keragaman rakyat Indonesia, namun tetap menjadikan Islam sebagai asas partai.

"PKS akan menjadi rahmat, bukan saja bagi umat Islam, namun juga rakyat Indonesia secara keseluruhan," demikian Mahfudz. [yan]
thumbnail
About The Author

Ut dignissim aliquet nibh tristique hendrerit. Donec ullamcorper nulla quis metus vulputate id placerat augue eleifend. Aenean venenatis consectetur orci, sit amet ultricies magna sagittis vel. Nulla non diam nisi, ut ultrices massa. Pellentesque sed nisl metus. Praesent a mi vel ante molestie venenatis.

0 komentar