Menurut Sekretaris Jenderal PPP Muhammad Romahurmuziy, partainya mengambil sikap demikian karena dua alasan, yakni pajak dinilai sebagai isu lintas institusi yang merupakan domain lintas komisi dan menyangkut efektivitas pansus angket.
"Kekuatan angket jauh lebih tinggi dibanding panja (panitia kerja)," kata Romy--sapaan Romahurmuziy--lewat pesan pendek kemarin.
Adapun PKS tak mempedulikan adanya sejumlah fraksi yang mundur dari usulan pembentukan pansus. "Fraksi PKS kami dorong supaya melanjutkan usulan pansus angket. Yang lain mundur, silakan," kata Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta dalam keterangan persnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Menurut Anis, masalah pajak menjadi perhatian masyarakat. PKS mendukung pembentukan pansus karena ada masalah yang serius di sektor pajak.
Gerakan pembentukan pansus hak angket pajak bakal maju terus tanpa dukungan anggota Fraksi Demokrat. Menurut politikus Golkar, Nudirman Munir, tak ada alasan untuk kemudian mundur karena banyak fakta bobroknya sistem perpajakan di Indonesia. "Amunisinya bisa pakai temuan BPK sebagai dasar,". AMIRULLAH | SANDY INDRA PRATAMA
Sumber : KoranTempo

0 komentar