Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera pada pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2012 Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, mendapat tambahan dukungan, kali ini dari relawan perempuan. Istri Hidayat, Diana Thalib telah melantik relawan perempuan pendukung Hidayat dan Didik di Jakarta, Selasa (8/5).
Tokoh perempuan yang dilantik dengan memakai rompi dan selendang oranye, antara lain pimpinan Majelis Taklim (MT) Al Afiyah Srengseng Hj. Taslimah, pimpinan MT Al Jihad Hj. Armani, dan tokoh MT Srengseng Hj. Maryam.
Kemudian, empat sekawan, yakni Ema Nengsih, Tuti Herawati, Mulyati, dan Yatna yang menjadi penggerak masyarakat di kalangan pembantu rumah tangga. Dua tokoh MT Kelapa Dua yakni Hj. Rukiyah dan Hj Nurhayati, serta seorang tokoh MT Al Ikhlas Hj. Husna.
Diana Thalib mengaku sangat terkesan dengan semangat kaum ibu di kawasan pinggiran Jakarta. "Kondisi mereka sangat memprihatinkan, tapi semangat untuk maju dan sejahtera sangat besar. Tugas gubernur baru untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga rentan," kata Diana, saat mengunjungi wilayah kumuh di Kampung Melayu dan Bukit Duri.
Menurut motivator di kalangan relawan Kingkin Anida, mereka ingin kaum perempuan berpartisipasi secara aktif. "Kita kelompok mayoritas, karena itu kontribusi perempuan harus lebih besar untuk melakukan perubahan di Jakarta," katanya.
Sementara itu, bukti pengaruh besar relawan perempuan terlihat saat jalan sehat di Banjir Kanal Timur, Duren Sawit. "Semula kami targetkan 2.500 massa, ternyata yang hadir sampai 5.000 warga. Kami siapkan pelayanan kesehatan gratis untuk periksa tensi dan gula darah," kata relawan pasangan Hidayat-Didik, Rubby Saputra.
Menurut dia, door prize yang disiapkan panitia pun habis terbagi. Sebuah kejutan, tatkala tokoh perempuan di kawasan Duren Sawit, Yuniwati Masjhun Shofwan, menyediakan rumahnya sebagai posko pemenangan pasangan Hidayat- Didik.
Malahan, Hidayat dan Didik Rachbini sempat berfoto bersama Yuniwati di depan foto memberi apresiasi. "Ibu Yuni adalah anggota DPD RI asal Jambi. Ini menunjukkan dukungan warga yang semakin luas dan beragam," kata Hidayat Nur Wahid. [Antara]
Tokoh perempuan yang dilantik dengan memakai rompi dan selendang oranye, antara lain pimpinan Majelis Taklim (MT) Al Afiyah Srengseng Hj. Taslimah, pimpinan MT Al Jihad Hj. Armani, dan tokoh MT Srengseng Hj. Maryam.
Kemudian, empat sekawan, yakni Ema Nengsih, Tuti Herawati, Mulyati, dan Yatna yang menjadi penggerak masyarakat di kalangan pembantu rumah tangga. Dua tokoh MT Kelapa Dua yakni Hj. Rukiyah dan Hj Nurhayati, serta seorang tokoh MT Al Ikhlas Hj. Husna.
Diana Thalib mengaku sangat terkesan dengan semangat kaum ibu di kawasan pinggiran Jakarta. "Kondisi mereka sangat memprihatinkan, tapi semangat untuk maju dan sejahtera sangat besar. Tugas gubernur baru untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga rentan," kata Diana, saat mengunjungi wilayah kumuh di Kampung Melayu dan Bukit Duri.
Menurut motivator di kalangan relawan Kingkin Anida, mereka ingin kaum perempuan berpartisipasi secara aktif. "Kita kelompok mayoritas, karena itu kontribusi perempuan harus lebih besar untuk melakukan perubahan di Jakarta," katanya.
Sementara itu, bukti pengaruh besar relawan perempuan terlihat saat jalan sehat di Banjir Kanal Timur, Duren Sawit. "Semula kami targetkan 2.500 massa, ternyata yang hadir sampai 5.000 warga. Kami siapkan pelayanan kesehatan gratis untuk periksa tensi dan gula darah," kata relawan pasangan Hidayat-Didik, Rubby Saputra.
Menurut dia, door prize yang disiapkan panitia pun habis terbagi. Sebuah kejutan, tatkala tokoh perempuan di kawasan Duren Sawit, Yuniwati Masjhun Shofwan, menyediakan rumahnya sebagai posko pemenangan pasangan Hidayat- Didik.
Malahan, Hidayat dan Didik Rachbini sempat berfoto bersama Yuniwati di depan foto memberi apresiasi. "Ibu Yuni adalah anggota DPD RI asal Jambi. Ini menunjukkan dukungan warga yang semakin luas dan beragam," kata Hidayat Nur Wahid. [Antara]
0 komentar