Banyak Kecelakaan, Kader PKS Minta SBY Ganti Menhub

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Anggota Komisi V DPR RI, Abdul Hakim, mendesak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan evaluasi terhadap Menteri Perhubungan Freddy Numberi dan pejabat terkait dievaluasi, menyusul terjadinya kecelakaan Kereta Api (KA) di Langen Sari, Banjar, Jawa Barat dan terbakarnya KMP Laut Teduh, pada Jumat (28/1) dini hari.


"Saya minta Presiden RI segera mengevaluasi Menhub dan pejabat terkait karena ternyata tidak mampu memperbaiki layanan dan menjamin keselamatan transportasi massal, termasuk angkutan laut, khususnya penyeberangan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Tidak hanya peristiwa maut tabrakan Kereta Api, ternyata pada hampir bersamaan di perairan Selat Sunda, pada Jumat dini hari KMP Roro Laut Teduh II, terbakar dan menewaskan puluhan penumpangnya, sedangkan pada kecelakaan kereta api, sedikitnya tiga tewas dan puluhan lainnya luka berat dan ringan.

Ia menilai, program "roadmap to zero accident" yang digadang-gadang pemerintah juga masih sebatas rencana, belum sampai pada aksi konkrit di lapangan sehingga tak heran, kecelakaan transportasi khususnya kereta api masih kerap terjadi.

"Terbukti dalam rentang waktu tiga bulan sejak tabrakan KA Logawa di Petarukan, Oktober lalu, rentetan kecelakaan KA masih kerap terjadi," katanya. Hakim juga meminta Kementerian Perhubungan untuk segera melakukan evaluasi komprehensif atas musibah tabrakan KA itu.

Ia menilai musibah tabrakan KA itu menunjukkan buruknya kinerja pemerintah di bidang perkeretaapian dan karenanya Kemenhub harus mengambil langkah-langkah radikal agar kecelakaan serupa tidak terjadi lagi.

Red: Stevy Maradona
Sumber: Antara
thumbnail
About The Author

Ut dignissim aliquet nibh tristique hendrerit. Donec ullamcorper nulla quis metus vulputate id placerat augue eleifend. Aenean venenatis consectetur orci, sit amet ultricies magna sagittis vel. Nulla non diam nisi, ut ultrices massa. Pellentesque sed nisl metus. Praesent a mi vel ante molestie venenatis.

0 komentar